Pada hari ini, Jumat (2/6/2017), Korekayu genap setengah dekade bermain bersama. 5 tahun yang lalu, di bawah tangga area kantin Realino, tempat nongkrong kami bersama teman-teman UKM Sexen dan komunitas lain, saat itu bertemu untuk melatih materi yang akan dibawakan pada pentas pertama di hari yang sama.

Bisa dibilang band kemarin sore, dari pentas satu ke pentas yang lain, mendapat respon yang positif, mencoba membuat karya sendiri (lagu Dibawah Tangga) pada tahun 2013, memutuskan untuk serius selangkah lebih maju, mencoba menelurkan mini album pada tahun 2016 dengan dua single andalan yaitu “Jingga Senja dan Lalu Lalang Manusia” dan “Dibawah Tangga”. Awal 2017, merilis mini album “Retrorika Metropolitan” versi digital yang bisa dinikmati secara streaming online iTunes, Spotify, JOOX dan platform digital musik lainnya.

Sempat bongkar pasang personel, posisi keyboard, Arnold Dwi Hutomo digantikan oleh Yustinus “Bleki” Cahyadi hingga menelurkan mini album, setahun ini bleki absen dari pentas korekayu, keyboard dibantu oleh Elgar dan Lukas Ingheneng (gitar 2) sampai sekarang.

Dari sekedar band proyek senang-senang yang membawakan karya dari idola kami, akhirnya melangkah sedikit lebih serius dengan membuat karya sendiri secara mandiri, terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah dan terus mensupport, semoga di tahun-tahun berikutnya korekayu dapat berkarya lebih baik, lebih kreatif, tercapai untuk album yang kedua (full album) dan rencana merilis sesuatu dalam waktu dekat ini berjalan lancar.

 

cheeeeeeers!